15.2.10

Vehicle Flavoured by Ubuntu

:=))

Lucu, barangkali demikian banyak orang disekitarku berpendapat tentang aku. Sepuluh tahun lalu, aku amat suka mengoprek mobil dan sepeda motor, menghabiskan waktu tiap week end selama 24 bulan untuk membangun Ducati E series dan Willys Jeep.

Willys Jeep @ Ubuntu Special


Pekerjaan, tekanan hidup, tuntutan kebutuhan pada akhirnya menyingkirkan kesenangan membongkar pasang kendaraan dan mesin, setelah sekitar lima tahun dijalani.

Waktu berlalu, sebagai pengguna komputer awam, komputer dan teknologi informasi bisa menjadi sebuah momok, setelah puluhan tahun bekerja dengan mesin ketik dan telex, tiba-tiba harus menggunakan komputer. Mirip menghadapi sebuah malapetaka. Namun ada hal aneh, ketika berkenalan dengan Linux, rasa penasaran bangkit, ada kenikmatan sebagaimana mengoprek bagian mobil, motor dan mesin, dan kali ini lebih bersih, lebih mudah, meski sama-sama butuh waktu khusus, mengoprek linux tidak semahal mengoprek sepeda motor dan mobil. Kesenangan-pun berpindah, melakukan hal-hal yang pada mulanya mirip mimpi, dan kini menjadi mirip obsesi, atau adiktif.

Pilihan warna T-Shirt, setelah cukup lama menanggalkan kemeja sebagai pakaian sehari-hari, berpindah dari warna gelap Hitam dan Biru ke warna lebih cerah Coklat terang dan Orange . Bahkan Istriku memberi sedikit warna orange pada dekorasi rumah, meski warna orange tersebut diposisikan di kamar mandi :)

Soal mobil, ini Mobil pertama dengan ubuntu flavour : Tapi ini mobil milik kantor ... bukan milik pribadi hehehehe.

Innova Ubuntu Numbered @ Ubuntu Special


Satu tahun terakhir ditemani :
Labeled by Ubuntu @ Ubuntu Special


Dengan alasan tertentu tampaknya Ciello buatan 1996 harus dilepas, kata boss ... biaya perawatan terlalu mahal. Maklum lagi-lagi ini mobil kantor bukan mobil Pribadi. Mobil tidak penting buatku, karena untuk ke kantor, aku sering menggunakan alat transport paling mengasyikkan di Jakarta, Metromini dan Bis Kota. Latihan dengan Naik Metromini dan Bis Kota Jakarta secara reguler akan lebih mudah memenangkan kontes "Fear Factor" .... juga bagus untuk memicu adrenalin. Mengasah kewaspadaan dengan selalu menjaga keberadaan dompet, henpon dan arloji, meski aku gak pernah pakai arloji.

Memanfaatkan fasiltas Metromini dan Bis Kota Jakarta, juga sebuah anugerah, karea menyaksikan peragaan kekuatan memori dan profesionalitas profesi. Para Kondektur Bis Kota dan Metromini memiliki memori kuat, diantara jubelan penumpand mereka bisa mengenal siap naik dari titik mana dan siap sudah ditagih ongkos atau belum. Tentu saja mereka juga terkadang melakukan kesalahan, tapi tingkat kesalahan diyakini dibawah 5% ... sebuah hasil yang patut dikagumi.

Keuntungan lain menggunakan Metromini dan Bis Kota adalah suguhan Live Music dengan berbagai aroma, sejak Rock, Jazz, DangDut, Pop sampai musik aliran tidak jelas. Yang pasti kembali kita bisa menyaksikan berbagai kreativitas penemuan alat musik baru terbuat dari berbagai alat yang tidak pernah kita pikirkan bisa menjadi alat musik, Tutup Botol, Kemasan Botol Plastik Air Minum, Sandal Bekas, Pipa Pralon sampai hanya menggunakan telapak tangan. Benar suguhan live music membutuhkan sedikit Tip Tambahan, tapi sifatnya suka rela.

Kembali ke laptop ... eh mobil, aku pikir akan memilih mobil ini untuk menggantikan Ciello lebeled by Ubuntu ... dan bisa dapat pelat nomor 1004 atau 1010 .... dengan sufix LLN, LLX, LTS ....

Coloured by Ubuntu Flavour @Ubuntu Special


Let ubuntu colouring your life ...

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.